Cepatlah Besar Matahari
Cepatlah Besar Matahari
Pada
artikel sebelumnya saya menceritakan tentang “Keindahan Sang Kupu-Kupu Rumah”. Nah, pada artikel kali ini saya
membahas tentang Pengharapan “Sang IBU” Agar Anaknya Berhasil, yang
saya beri judul ( Cepatlah Besar Matahari).
“IBU mengharapkan anaknya kelak menjadi orang yang sukses”
Warna yang kita punyai, diterimanya dan dibimbingnya dengan rasa ikhlas.
Dikala Pagi,Siang dan Malam , bahkan Di musim apapun tetap tak menjadi kendala “Sang IBU” membesarkan anaknya.
Pintaku pada tuhan yang
mulia jauhkan ku dari sifat manja bentuklah segala warna jiwaku diantara
lingkup manusia di arena yang busuknya luka. Bukakanlah mataku pada pandang
dunia yang diridhaimu Ya ALLAH.
Kalungkan iman di dalam jiwaku Ya ALLAH.
Aku sanggup mengaitkan jiwaku hanya untuk “SangKupu-Kupu Rumah”.
Mimpiku yang aku tulis di dinding yang dipenuh coretan impian dan Doa yang Selalu kupanjatkan kepadamu setiap hari.
Mimpiku yang aku tulis di dinding yang dipenuh coretan impian dan Doa yang Selalu kupanjatkan kepadamu setiap hari.
Aku ingin memberikan
semua yang ku punya hanya untuknya “SangKupu-Kupu Rumah”.
apa yang aku dapatkan IBUku yang harus pertama kali merasakannya.
Ya ALLAH,Generasiku banyak yang frustasi “Broken Home” istilah orang bule luar negri.
Sebelah sayap hilang tinggal kenangan, hanya harapan satu sayap saja “Sang IBU” yang ingin ku rawat sampai khayatku walaupun khayalan ku jadi orang besar. Aku tidak mau jadi generasi yang hanya tulang dan kentut saja. Yang melihat Duit Gope di sangka duit Cepe Hee…
apa yang aku dapatkan IBUku yang harus pertama kali merasakannya.
Ya ALLAH,Generasiku banyak yang frustasi “Broken Home” istilah orang bule luar negri.
Sebelah sayap hilang tinggal kenangan, hanya harapan satu sayap saja “Sang IBU” yang ingin ku rawat sampai khayatku walaupun khayalan ku jadi orang besar. Aku tidak mau jadi generasi yang hanya tulang dan kentut saja. Yang melihat Duit Gope di sangka duit Cepe Hee…
Isi Rimba ku ambil hanya
untukmu “Sang Kupu-Kupu Rumah”. Badut-badut
serakah tak jadi hambatan.
YIni bukan pengantar lelapku saja.Y
Coretan dinding ku penuhi
dengan kata kata IBU IBU IBU.
aku tak mau jadi orang yang terpojok tercakar oleh kuku kuku tajam dari dunia.
aku tak mau jadi orang yang terpojok tercakar oleh kuku kuku tajam dari dunia.
Jelas aku menatap awan
yang terarah. Dengan langkah perlahan walaupun keringat bercampur debu jalanan
aku tetap semangat karena aku hanya mengandalkan doa darimu IBU Untuk jaminan masa depanku nanti.
Wajiblah kita sebagai seorang anaknya
harus benar-benar menghormati dan menyayanginya.
I Love You Ibu .
See
More at :
http://jamaludinhasan.blogspot.com/2013/08/keindahan-sang-kupu-kupu-rumah.html
http://pakdevakeren.blogspot.com/
http://jamaludinhasan.blogspot.com/2013/08/keindahan-sang-kupu-kupu-rumah.html
http://pakdevakeren.blogspot.com/



0 komentar :
Posting Komentar