Cara Presentasi Dari Steve Jobs
Cara Presentasi Dari Steve Jobs
.
1. Buat presentasi yang sederhana dan visual. Jumlah kata yang umum digunakan dalam setiap halaman
PowerPoint memiliki empat puluh kata. Namun Jobs hanya menggunakan 19 (21 jika
termasuk tanggal) kata dalam tiga menit pertama presentasinya mengenai iPhone.
Ditambah lagi, kata-kata ini ternyata tersebar dalam dua belas slide presentasinya.
2. Berceritalah.
Sebelum Jobs memperkenalkan iPhone, ia menghabiskan beberapa saat untuk
bercerita tentang Apple. “Di tahun 1984, Apple memperkenalkan Macintosh
pertama. Produk ini tidak hanya mengubah Apple, tapi juga seluruh industri
komputer. Di tahun 2001, kami memperkenalkan iPod pertama. Ini tidak hanya
mengubah cara kita mendengarkan musik, tapi juga seluruh industri musik.”
Banyak hal yang bisa Anda ceeritakan, mulai dari cerita produk, konsumen,
hingga cerita pribadi. Salah satu cerita menarik tentang presentasi Jobs adalah
ketika salah satu slide presentasi
Jobs mengadat, Jobs pun menceritakan kisah lucu tetnang ia dan Steve Wozniak
yang sering mengusili mahasiswa di Asrama Wozniak. Jobs telah membuktikan bahwa
presentasi bukanlah sesuatu hal yang harus selalu serius, tapi bisa disampaikan
dengan santai dan dengan bercerita.
3. Persiapkan diri dan berlatihlah. Steve Jobs sangat terkenal akan persiapannya yang prima. Ia
akan berlatih di atas panggung selama berjam-jam selama beberapa minggu sebelum
ia meluncurkan produk terbarunya. Ia mengetahui setiap detail dari setiap demo
dan setiap font dari presentasinya.
Hasilnya, presentasi yang dihasilkannya selalu tanpa cela.
4. Hindari membaca catatan.
Dalam 80 menit waktu presentasinya ketika memperkenalkan iPhone, tak sekalipun
Jobs terlihat sedang ‘mencontek’ catatan. Ia telah menjiwai seluruh isi
presentasinya hingga ia tak membutuhkan catatan apapun. Namun ketika demo, ia
menyimpan beberapa poin penting—yang jumlahnya sangat sedikit—tersembunyi dari
para penonton, yang hanya berfungsi sebagai pengingat.
5. Bersenang-senanglah.
Steve Jobs benar-benar tahu cara bersenang-senang dengan presentasi yang
dilakukannya. Berkali-kali ia membuat pendengarnya tertawa dan bertepuk tangan
dengan antusias. Misalnya saja, ketika Jobs untuk pertama kalinya
memperkenalkan iPhone pada khalayak, bukannya menunjukkan foto produk
terbarunya, ia justru membuat penonton tergelak-gelak dengan menunjukkan foto
sebuah iPod dengan tombol telepon putar. Steve Jobs menikmati setiap
presentasinya dan membuat setiap orang yang mendengarkan presentasinya turut
merasakan hal yang sama.
6. Buat pendengar terinspirasi. Steve Jobs senang mengakhiri presentasinya dengan
kata-kata yang menginspirasi. Di akhir presentasinya tentang iPhone ia berkata,
“Aku tidak mengedipkan mata sedikit pun semalam. Aku sangat menanti hari ini...
Ada sebuah kutipan lama dari Wayne Gretzky yang sangat ku sukai. ‘Aku meluncur
ke tempat bola akan berhenti, bukan ke jalur bola itu.’ Kami selalu menerapkan
hal itu pada Apple sejak saat saat pertama. Dan kami akan terus melakukannya.”
Steve Jobs tidak begitu saja lahir
menjadi orang yang ahli dalam menyampaikan idenya melalui presentasi. Ia memang
orang yang cerdas, menarik, informatif, dan mampu menginspirasi pendengarnya.
Namun ia juga seorang pekerja keras yang terus berencana dan menggunakan
segenap kreativitasnya agar semua orang bisa menikmati presentasinya.
Tak perlu berkecil hati, karena Anda
pun pasti sanggup melakukannya. Tentu dengan kerja keras, perencanaan yang
tepat, dan latihan.


0 komentar :
Posting Komentar